Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa

186 views

iapps2go.com – Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa, Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa

Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa

susu

Laktosa adalah gula yang ditemukan dalam susu. Intoleransi laktosa adalah suatu kondisi di mana penderita tidak mampu mencerna atau menyerap laktosa. Dikenal juga sebagai hipolaktasia atau defisiensi/kekurangan laktase. Kondisi ini terlihat ketika susu atau produk makanan berbahan baku susu dikonsumsi. Laktosa itu sendiri terdiri dari glukosa dan galaktosa. Enzim yang dikenal sebagai laktase bertanggung jawab atas penyerapan laktosa dalam tubuh.

Intoleransi laktosa disebabkan karena aktivitas laktase berkurang atau tidak ada aktivitas laktase, yang sebagai akibatnya mencegah pemecahan laktosa. Terkadang kondisi ini disamakan dengan alergi protein susu sapi, namun keduanya merupakan dua kondisi yang berbeda.

Gejala Intoleransi Laktosa

Ada berbagai gejala intoleransi laktosa, antara lain:

  • Mual
  • Kram atau nyeri perut
  • Kembung
  • Diare
  • Buang gas atau kentut berlebihan

Gejala-gejala ini dapat terlihat antara 30 menit sampai dua jam setelah minum susu atau makan makanan berbahan baku susu. Tingkat keparahan hipolaktasia tergantung pada seberapa parah orang tersebut tidak toleran terhadap laktosa.

Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa

Menangani hipolaktasia bukan hal yang sulit, pengobatan cukup mudah dilakukan. Biasanya merubah pola makan adalah cara yang tepat untuk mengatasi kondisi ini. Tapi ada faktor lain yang anda harus pertimbangkan. Sangat penting untuk mengetahui seberapa sensitif seseorang pada produk makanan yang mengandung laktosa. Anda mungkin harus bereksperimen dengan apa yang dapat anda makan dan apa yang tidak bisa anda makan. Namun anda tidak boleh melakukan perubahan langsung secara drastis, anda harus memperkenalkan produk makanan baru untuk sistem anda secara bertahap. Dengan begitu, anda dapat lebih mudah menemukan terhadap makanan apa anda sensitif.

Namun, tidak dianjurkan untuk secara total menghilangkan produk makanan apapun dari pola makan anda, karena dapat menyebabkan beberapa kekurangan. Kekurangan yang paling umum adalah kekurangan kalsium yang mencakup beberapa mineral penting. Jika seseorang sangat tidak toleran terhadap laktosa, ada baiknya untuk konsultasi dengan seorang ahli kesehatan, sehingga anda tidak menderita dalam bentuk apapun karena kondisi anda. Ahli kesehatan dapat merujuk anda ke ahli gizi, yang dapat membantu Anda dengan alternatif lain yang dapat dimasukkan dalam pola makan anda.

  • Susu : Kadang-kadang mengubah kuantitas susu dalam pola makan Anda mampu mengatasi kondisi ini. Dalam beberapa kasus orang mampu mencerna susu dalam teh atau kopi, tapi tidak bisa minum susu dengan sereal. Ada juga yang mampu mencerna susu dengan cokelat. Ada orang yang tidak bisa mencerna susu saja, tetapi mereka mampu mencernanya ketika dikonsumsi sebagai bagian dari makanan. Ada susu yang tersedia di toko-toko kelontong, yang mengandung lebih sedikit laktosa. Jika sedikit susu saja dapat memicu gejala, anda perlu memilih alternatif pengganti susu.
  • Produk Susu : Sering terlihat bahwa, beberapa produk susu lebih mudah dicerna daripada yang lain, karena produk-produk ini mengandung lebih sedikit laktosa dibandingkan dengan susu itu sendiri. Produk susu fermentasi juga dapat dipilih, karena produk ini lebih mudah untuk dicerna. Sangat penting untuk mencari tahu produk susu yang sesuai dengan kondisi anda dan mengkonsumsinya secara rutin, karena dapat menyediakan nutrisi penting yang diperlukan untuk tubuh.

Dalam kasus anda benar-benar toleran terhadap laktosa, anda harus mencari cara bagaimana anda bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Untuk menyediakan tubuh cukup kalsium, anda dapat memilih mengkonsumsi sayuran seperti brokoli, kubis, okra/bendi, buah-buahan kering, susu kedelai, tahu, kacang-kacangan seperti almond, kacang Brazil, biji wijen, dll. Sangat penting untuk diingat bahwa agar penyerapan kalsium dalam tubuh dapat menjadi lebih baik, anda perlu memastikan bahwa anda juga mengkonsumsi jumlah vitamin D yang cukup, yang dapat membantu dalam penyerapan kalsium. Bagi saya ini adalah langkah yang paling penting dari perawatan intoleransi laktosa.

Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan untuk memastikan anda mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dalam pola makan harian Anda.

Image courtesy of tambako
Terima Kasih Atas kunjungan anda di halaman  Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa, Jangan lupa untuk Membookmars Halaman ini jika  Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa berguna untuk anda.

Leave a reply "Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi Intoleransi Laktosa"